depokmedia.com – Kondisi kabel utilitas yang semrawut di kawasan Simpang Pasar Segar Cinere, Jalan Raya Cinere, Kota Depok, kembali menjadi sorotan warga.

Kabel yang menggantung tanpa penataan dinilai tidak hanya mengganggu estetika kawasan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Di lokasi yang sama, warga juga menyoroti keberadaan tiang utilitas yang terlihat bengkok dan belum kunjung diperbaiki meski sudah lama berada dalam kondisi tersebut.

Simpang Pasar Segar Cinere merupakan salah satu jalur dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.

Kawasan ini menjadi akses utama bagi masyarakat yang keluar masuk Kota Depok melalui wilayah Cinere.

Karena itu, kondisi infrastruktur di kawasan tersebut dinilai seharusnya mencerminkan wajah kota yang tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Keluhan mengenai kabel utilitas yang tidak tertata disampaikan Yustianingsih, seorang pengemudi ojek online yang hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Menurutnya, kabel yang menjuntai dan saling bertumpuk telah menjadi pemandangan yang berlangsung cukup lama tanpa adanya penataan yang berarti.

Ia menilai kondisi tersebut memberikan kesan kumuh pada salah satu pintu masuk Kota Depok.

Selain mengurangi keindahan kawasan, kabel yang semrawut juga menimbulkan kekhawatiran apabila suatu saat terjadi kerusakan atau insiden yang dapat membahayakan masyarakat.

“Adanya kabel-kabel yang semrawut seperti ini juga kelihatannya enggak enak banget di mata. Pokoknya semrawut banget,” ujar Yustianingsih saat ditemui di kawasan Simpang Pasar Segar Cinere, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, kawasan Cinere seharusnya mampu menampilkan wajah Kota Depok yang lebih tertata.

Penataan jaringan utilitas, kata dia, menjadi bagian penting dari pembangunan kota modern yang tidak hanya mengutamakan fungsi, tetapi juga memperhatikan keindahan lingkungan.

Ia berharap pemerintah bersama perusahaan penyedia jaringan utilitas segera melakukan pembenahan agar kondisi tersebut tidak terus dibiarkan.

Penataan kabel dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus memperbaiki citra kawasan.

Selain kabel yang menjuntai, Yustianingsih juga menyoroti kondisi salah satu tiang utilitas yang terlihat bengkok di sekitar lokasi.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti sejak kapan tiang tersebut mengalami kerusakan, namun memastikan kondisinya sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan.

“Kayaknya sih udah lama ya. Enggak tahu berapa tahunnya, tapi udah lama aja,” katanya.

Sebagai pengguna jalan yang rutin melintasi kawasan tersebut, ia mengaku khawatir apabila kondisi tiang yang tidak normal terus dibiarkan.

Menurutnya, lokasi tersebut merupakan jalur dengan lalu lintas padat yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua, mobil pribadi, kendaraan angkutan umum, hingga kendaraan logistik.

Ia menilai risiko kecelakaan dapat meningkat apabila tiang yang sudah miring tidak segera diperbaiki.

Karena itu, langkah cepat dari instansi terkait dinilai penting untuk mencegah munculnya potensi bahaya bagi masyarakat.

Yustianingsih berharap pemerintah daerah bersama perusahaan pemilik jaringan utilitas segera melakukan penataan kabel sekaligus memperbaiki tiang yang mengalami kerusakan.

Menurutnya, pembenahan tersebut akan memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan lingkungan yang lebih rapi dan nyaman.

“Semoga cepat diperbaiki ya. Jangan ada tiang bengkok seperti itu, terus kabelnya juga dirapiin. Biar lebih indah dan enggak semrawut,” ujarnya.

Harapan tersebut juga mencerminkan keinginan masyarakat agar kawasan Cinere sebagai salah satu gerbang Kota Depok memiliki tampilan yang lebih representatif.

Penataan utilitas yang baik dinilai mampu memberikan kesan positif bagi warga maupun masyarakat dari luar daerah yang melintasi kawasan tersebut.

Permasalahan kabel utilitas yang semrawut juga bukan hanya terjadi di kawasan Cinere.

Dalam beberapa waktu terakhir, warga di sejumlah wilayah Kota Depok turut menyampaikan keluhan serupa mengenai kabel yang menjuntai serta tiang utilitas yang mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dengan seluruh perusahaan penyedia jaringan utilitas.

Penataan jaringan secara terpadu dinilai dapat mengurangi risiko keselamatan sekaligus mendukung penataan wajah perkotaan yang lebih modern, tertib, dan nyaman.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kabel utilitas yang semrawut dapat ditata dan tiang yang rusak segera diperbaiki.

Dengan penanganan yang cepat, kawasan Simpang Pasar Segar Cinere diharapkan tidak hanya menjadi jalur yang aman bagi pengguna jalan, tetapi juga mampu menampilkan citra Kota Depok sebagai kota yang bersih, tertata, dan memiliki infrastruktur yang lebih baik.