depokmedia.com – Suasana di Jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, mendadak gempar setelah terjadi kecelakaan maut yang melibatkan sebuah sepeda motor dan mobil pada Selasa (30/6/2026).

Benturan keras dari arah berlawanan membuat pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian meski diketahui menggunakan helm saat berkendara.

Kerasnya tabrakan membuat sepeda motor terseret hingga masuk ke kolong mobil, sementara bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan.

Salah seorang saksi mata, Iswanto, mengatakan kecelakaan bermula ketika sepeda motor melaju dari arah Depok.

Pada saat bersamaan, sebuah mobil datang dari arah simpangan Jalan Raya Bogor menuju Jalan Tole Iskandar. Kedua kendaraan bertemu di satu titik hingga akhirnya terjadi tabrakan frontal.

“Motor dari arah Depok ke sini, kalau mobil dari simpangan (Jalan Raya Bogor) arah kemari. Adu banteng,” ujar Iswanto.

Benturan yang sangat keras membuat pengendara motor mengalami luka berat di bagian kepala.

Menurut saksi, korban sebenarnya telah menggunakan helm. Namun, perlengkapan keselamatan tersebut diduga tidak mampu menahan dampak benturan yang begitu kuat.

“Kepalanya yang kena. Kondisi pengendara motor pakai helm juga,” katanya.

Korban diketahui merupakan seorang pria, namun hingga berita ini diterbitkan, identitas korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Saksi mengaku tidak mengetahui apakah insiden dipicu oleh kelalaian pengemudi, kecepatan kendaraan, kondisi jalan, atau faktor lainnya.

“Kalau soal penyebab kecelakaan itu kurang tahu. Apa ngantuk atau bagaimana,” ungkap Iswanto.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan area agar proses evakuasi berjalan lancar.

Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun hasil penyelidikan awal terkait penyebab kecelakaan.

Pemeriksaan terhadap saksi serta barang bukti masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab tabrakan yang merenggut satu nyawa tersebut.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa risiko di jalan raya dapat terjadi dalam hitungan detik.

Tingginya mobilitas kendaraan di Kota Depok menuntut seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga konsentrasi, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan.