
depokmedia.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Margonda Raya, Kota Depok. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor dan sebuah truk tangki itu terjadi pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Polisi menduga salah satu pengendara motor berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat kecelakaan terjadi, namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Depok.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor berpelat nomor B 4768 EDG, sebuah sepeda motor Honda Beat tanpa pelat nomor, serta sebuah truk tangki yang sedang melintas di Jalan Margonda Raya.
Benturan keras mengakibatkan sejumlah pengendara mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Salah satu korban selamat, Rivaldi, menceritakan detik-detik sebelum kecelakaan terjadi. Saat itu, ia hendak mendahului kendaraan di depannya.

Namun, ia membatalkan niat tersebut karena melihat sebuah truk tangki berada di lajur sebelah kanan.
Ketika tetap melaju di jalurnya, sebuah sepeda motor Honda Beat tiba-tiba datang dari arah samping dan menghantam kendaraannya dengan keras.
Benturan tersebut membuat dirinya kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke badan jalan.
“Saya awalnya mau menyalip kendaraan lain, namun tidak jadi karena ada truk tangki di sebelah kanan. Namun dari samping tiba-tiba salah satu pengendara motor menabrak saya,” ujar Rivaldi di lokasi kejadian, Jumat (3/7/2026).
Akibat benturan itu, Rivaldi terpental ke lajur tengah Jalan Margonda Raya.
Dalam kondisi tersebut, ia nyaris terlindas kendaraan lain yang melintas.
Beruntung, sebuah mobil patroli kepolisian yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian berhasil menghalangi arus kendaraan sehingga memberikan perlindungan saat proses penyelamatan berlangsung.
“Usai tertabrak saya terjatuh ke tengah jalan, beruntung ada mobil polisi yang berada di samping jadi tertahan,” katanya sambil menahan rasa sakit akibat luka yang dialaminya pada bagian kaki.
Petugas kepolisian yang sedang melintas langsung menghentikan kendaraan dan memberikan pertolongan pertama kepada para korban.
Polisi kemudian menghubungi ambulans untuk mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan medis.
Saat melakukan evakuasi, petugas menemukan indikasi yang diduga berkaitan dengan penyebab kecelakaan.
Salah seorang anggota kepolisian di lokasi mengaku mencium aroma alkohol dari salah satu pengendara ketika membuka helm korban. Selain itu, petugas juga menemukan sisa minuman keras di sekitar lokasi kejadian.
“Tadi saat saya membuka helm salah satu pengendara motor, tercium bau alkohol yang menyengat. Kami juga menemukan sisa minuman keras di lokasi kejadian,” ujar salah satu petugas kepolisian di tempat kejadian perkara.
Meski demikian, dugaan bahwa salah satu pengendara berada di bawah pengaruh alkohol masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian.
Hingga saat ini, aparat belum menyampaikan hasil resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Seluruh korban yang mengalami luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Bunda Alia untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.
Kondisi masing-masing korban masih terus dipantau oleh tim medis.
Sementara itu, Unit Laka Lantas Polres Metro Depok telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Polisi juga akan mendalami kronologi kejadian untuk memastikan faktor-faktor yang menyebabkan tabrakan beruntun tersebut.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara, termasuk tidak mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol karena dapat menurunkan konsentrasi, memperlambat waktu reaksi, dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Tinggalkan Balasan