
depokmedia.com – Taman Lembah Gurame di Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, kembali menjadi sorotan setelah banyak pengunjung mengeluhkan kondisi fasilitas yang rusak dan minim perawatan.
Ruang terbuka hijau (RTH) yang selama ini menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk berolahraga, bermain, dan bersantai bersama keluarga itu dinilai mengalami penurunan kualitas sehingga mengurangi kenyamanan sekaligus memunculkan kekhawatiran terhadap aspek keselamatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah fasilitas mengalami kerusakan di berbagai titik.
Jalur pedestrian tampak retak dan berlubang, arena bermain anak mengalami kerusakan, cat fasilitas mengelupas, jaring lapangan sepak bola robek, hingga beberapa jembatan kayu terlihat lapuk.
Kondisi tersebut membuat sebagian pengunjung berharap Pemerintah Kota Depok segera melakukan revitalisasi agar taman kembali layak dimanfaatkan masyarakat.

Salah seorang pengunjung, Ibnu, mengaku prihatin melihat kondisi taman yang menurutnya jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu.
Ia menilai kurangnya perawatan membuat kawasan tersebut terlihat kurang terurus meski memiliki potensi besar sebagai ruang publik.
“Ini sih udah kayak enggak keurus kondisinya. Jauhlah dengan kondisinya dulu, sekarang itu kayak sampah-sampah daun ini banyak berserakan, beberapa fasilitas juga enggak keurus,” ujarnya saat ditemui, Kamis (9/7/2026).
Menurut Ibnu, Taman Lembah Gurame memiliki area yang luas dan seharusnya mampu menjadi ruang rekreasi yang nyaman apabila mendapatkan pemeliharaan secara rutin.
Ia berharap pemerintah tidak membiarkan fasilitas yang rusak semakin bertambah karena taman tersebut menjadi salah satu ruang terbuka yang banyak dimanfaatkan masyarakat.
“Harusnya bisa lebih diperhatiin lagi lah buat perawatan taman ini, karena sayang banget sih, dengan adanya ruang kayak gini tapi enggak dirawat dengan benar,” katanya.
Kerusakan paling mencolok terlihat pada jalur pedestrian yang mulai retak dan berlubang sehingga berpotensi membahayakan pejalan kaki maupun warga yang berolahraga.
Di area bermain anak, beberapa permainan tampak mengalami kerusakan sehingga tidak lagi nyaman digunakan.
Sementara itu, jembatan kayu di dalam kawasan taman mulai lapuk dan memunculkan kekhawatiran apabila tetap dilintasi pengunjung, terutama anak-anak.
Keluhan serupa disampaikan Novi yang datang bersama anaknya.
Ia mengaku tidak berani membiarkan anak bermain tanpa pengawasan karena banyak fasilitas yang sudah rusak.
“Jadi bener-bener harus didampingi kalau buat anak-anak karena fasilitasnya udah pada rusak. Kita sebagai orang tua enggak bisa ngelepas anak main sendiri. Padahal kalau ke taman kan pengennya anak bisa bebas bermain,” ungkapnya.
Menurut Novi, luas kawasan Taman Lembah Gurame sebenarnya menjadi nilai lebih yang jarang dimiliki ruang terbuka hijau lainnya di Kota Depok.
Namun, banyaknya fasilitas yang rusak membuat potensi tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.
“Sayang banget sih sebenernya dengan lahan seluas ini tapi anak-anak enggak bisa menikmati permainan di sini karena fasilitas yang rusak,” katanya.
Ia meyakini taman tersebut akan kembali menjadi salah satu ruang publik terbaik di Kota Depok apabila seluruh fasilitas diperbaiki dan dirawat secara berkala.
“Kalau misalnya fasilitasnya dibenerin, diperbaiki kayaknya sih bagus banget ya. Karena lahannya juga luas banget, enak, dan rame,” tambahnya.
Pengunjung berharap Pemerintah Kota Depok segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan.
Mereka menilai revitalisasi penting agar fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau, tempat olahraga, area bermain anak, hingga lokasi interaksi sosial masyarakat dapat kembali berjalan optimal.
Selain meningkatkan kenyamanan, perbaikan fasilitas juga dinilai penting untuk mencegah potensi kecelakaan akibat kondisi wahana bermain, jalur pedestrian, maupun jembatan kayu yang sudah tidak layak digunakan.
Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok belum menyampaikan keterangan resmi terkait langkah penanganan maupun jadwal revitalisasi taman Lembah Gurame.


Tinggalkan Balasan