depokmedia.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok mulai memanaskan mesin organisasi sebagai persiapan menghadapi Pemilu mendatang. Partai berlambang Kakbah itu menargetkan perolehan enam kursi di DPRD Kota Depok dan memulai langkah strategis melalui pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di seluruh kecamatan.

Kecamatan Cimanggis menjadi lokasi pertama penyelenggaraan Musancab yang digelar pada Jumat (10/7/2026). Agenda tersebut menandai dimulainya konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur partai sebelum memasuki tahapan politik berikutnya.

Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM, mengatakan penguatan organisasi menjadi prioritas utama karena keberhasilan partai tidak hanya ditentukan saat masa kampanye, tetapi juga oleh kesiapan struktur yang bekerja secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Menurutnya, organisasi yang solid hingga tingkat kecamatan dan kelurahan akan menjadi fondasi bagi seluruh aktivitas politik partai, mulai dari kaderisasi, pelayanan kepada masyarakat, hingga penguatan elektoral menjelang Pemilu.

“Kalau organisasi kuat sampai tingkat bawah, kerja-kerja politik akan berjalan dengan sendirinya. Karena itu, yang kita benahi lebih dulu adalah struktur partai,” ujar Mazhab HM usai kegiatan Musancab.

Mazhab menjelaskan Musancab merupakan tahapan organisasi yang wajib dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP. Tahapan tersebut menjadi kelanjutan dari proses organisasi setelah pelaksanaan Muktamar, Musyawarah Wilayah (Muswil), dan Musyawarah Cabang (Muscab).

Melalui forum Musancab, PPP akan memilih kepengurusan baru di tingkat kecamatan yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, serta jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC). Kepengurusan yang terbentuk nantinya akan menjadi motor penggerak organisasi di masing-masing wilayah.

Setelah seluruh Musancab di 11 kecamatan selesai dilaksanakan, hasilnya akan diajukan untuk mendapatkan pengesahan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat. Proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme organisasi yang diatur dalam ketentuan internal partai.

Mazhab menilai PAC memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi ujung tombak organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain menjalankan roda organisasi, kepengurusan tingkat kecamatan juga memiliki tanggung jawab melakukan kaderisasi, menyerap aspirasi warga, serta memperkuat komunikasi politik di tingkat lokal.

Pemilihan Kecamatan Cimanggis sebagai lokasi Musancab perdana bukan tanpa alasan. Menurut Mazhab, wilayah tersebut memiliki sejarah panjang sebagai salah satu basis suara PPP di Kota Depok yang pernah mengantarkan kader partai meraih kursi di DPRD Kota Depok.

Namun, dalam dua periode terakhir, PPP kehilangan representasi legislatif dari daerah tersebut. Kondisi itu menjadi perhatian serius pengurus partai sehingga Cimanggis dipilih sebagai titik awal konsolidasi untuk mengembalikan kekuatan politik PPP.

“Kita ingin mengembalikan kejayaan PPP di Cimanggis. Wilayah ini pernah menjadi basis kita dan harus bisa direbut kembali,” kata Mazhab.

Ia optimistis keberhasilan memperkuat basis suara di Cimanggis akan memberikan dampak positif terhadap pencapaian target enam kursi DPRD Kota Depok pada Pemilu mendatang. Menurutnya, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh popularitas calon, tetapi juga oleh kesiapan organisasi yang bekerja secara sistematis dan berkesinambungan.

Selain memperkuat struktur organisasi, PPP Kota Depok juga mulai menjalankan proses regenerasi kepemimpinan. Sekitar 80 persen calon pengurus PAC berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z sebagai bagian dari strategi menghadirkan semangat baru dalam organisasi.

Mazhab menilai keterlibatan generasi muda sangat penting untuk memperkuat daya saing partai di tengah dinamika politik yang terus berkembang. Kehadiran kader muda diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperluas komunikasi dengan masyarakat, serta meningkatkan partisipasi politik generasi muda.

Melalui penguatan struktur organisasi, kaderisasi, dan regenerasi kepengurusan, PPP Kota Depok berharap mampu membangun organisasi yang semakin solid hingga tingkat kecamatan. Konsolidasi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat basis dukungan masyarakat sekaligus mewujudkan target peningkatan perolehan kursi DPRD Kota Depok pada Pemilu mendatang.