depokmedia.com – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo mendatangi warga terdampak gempa di Desa Rokilore, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (16/9/2026) petang.

Jokowi datang ditemani Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago untuk melihat langsung kondisi warga yang rumahnya rusak akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut pada Agustus 2026 lalu.

Dalam suasana malam yang minim penerangan, Jokowi menyusuri permukiman warga dan melihat kondisi sejumlah rumah yang mengalami kerusakan. Sebagian bangunan tampak rusak berat, bahkan ada rumah yang nyaris tidak lagi berbentuk.

Jokowi kemudian menghampiri salah seorang warga yang terdampak gempa. Ia menanyakan kondisi tempat tinggal warga tersebut setelah rumahnya mengalami kerusakan.

“Mama tidur di mana?” tanya Jokowi kepada warga tersebut.

“Tidur di tenda, Bapak, tempat pengungsian,” jawab warga.

Percakapan singkat itu menggambarkan kondisi warga yang hingga kini masih harus bertahan di tempat pengungsian setelah rumah mereka terdampak gempa.

Jokowi kemudian melanjutkan peninjauan ke rumah lain yang mengalami kerusakan lebih parah.

Bangunan tersebut terlihat mengalami kerusakan berat hingga bentuk rumah tidak lagi utuh.

Saat melihat kondisi tersebut, Jokowi meminta agar persoalan warga segera ditangani pemerintah daerah.

“Ini nanti diurus ya, Pak, sama Bupati Sikka, biar nanti pemerintah yang pegang,” kata Jokowi.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago yang mendampingi Jokowi selama peninjauan tampak mencatat berbagai kebutuhan warga terdampak.

Catatan tersebut menjadi bagian dari pendataan kebutuhan masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa.

Kehadiran Jokowi di Pulau Palue tidak hanya untuk melihat kondisi permukiman warga. Ia juga datang untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa.

Kunjungan tersebut berlangsung pada malam hari. Kondisi permukiman yang masih memperlihatkan dampak kerusakan gempa menjadi perhatian Jokowi selama berada di Desa Rokilore.

Gempa yang terjadi pada Agustus 2026 sebelumnya berdampak terhadap masyarakat di wilayah Palue dan sekitarnya.

Kerusakan bangunan membuat sebagian warga harus meninggalkan rumah dan menempati tenda maupun lokasi pengungsian.

Dalam kunjungan tersebut, Jokowi didampingi sejumlah tokoh. Putra bungsunya yang juga Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep turut hadir.

Selain itu, Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI Grace Natalie juga ikut dalam rombongan.

Jokowi bersama rombongan kemudian melihat langsung kondisi masyarakat di lokasi terdampak.

Bupati Sikka menjadi salah satu pihak yang mendampingi peninjauan sekaligus mencatat kebutuhan warga.

Dialog Jokowi dengan warga mengenai tempat tidur dan kondisi rumah menjadi salah satu momen dalam kunjungan tersebut.

Warga yang masih tinggal di tenda menunjukkan bahwa penanganan pascabencana masih menjadi kebutuhan di kawasan terdampak.

Sementara itu, arahan Jokowi kepada Bupati Sikka menyoroti pentingnya penanganan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan.

Pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan pendataan serta menentukan langkah penanganan sesuai kondisi masing-masing bangunan.

Kunjungan Jokowi ke Palue juga memperlihatkan kondisi warga secara langsung setelah bencana.

Di tengah suasana malam, sejumlah rumah yang mengalami kerusakan berat terlihat berada di kawasan permukiman warga.

Kehadiran mantan Presiden tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Pulau Palue.